20 Makanan Tinggi Kalori Namun Rendah Nutrisi yang Meningkatkan Resiko Obesitas

Makanan tinggi kalori dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Namun, terlalu banyak kalori bisa menyebabkan peningkatan berat badan pada tubuh yang berakibat pada terjadinya obesitas. Berdasarkan hasil penelitian, orang-orang yang mengalami obesitas memiliki resiko terkena berbagai macam penyakit berbahaya seperti jantung, diabetes, stroke, osteoporosis, dan lain sebagainya.

Makanan berkalori tinggi semakin berbahaya jika di dalamnya tidak terkandung nutrisi-nutrisi penting seperti vitamin, protein, lemak baik, dan mineral. Berikut ini adalah 20 makanan yang mengandung kalori tinggi tetapi rendah nutrisi sehingga meningkatkan resiko obesitas jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

1. Cake

Dibuat dari tepung, gula, margarin/mentega dan telur dalam jumlah yang banyak, cake mengandung kalori yang sangat tinggi. Kandungan nutrisi lain didalamnya tidak signifikan dibandingkan dengan kalori dan kolesterol yang ada.

2. Biskuit

Seperti halnya cake, kandungan karbohidrat dan gula dalam biskuit sangat tinggi.

3. Gorengan

Cemilan nikmat ini tinggi kalori karena kandungan tepung yang banyak. Selain itu, gorengan juga berbahaya bagi tubuh karena tingginya kadar oksidan akibat minyak yang dipanaskan.

4. Donat

Kandungan karbohidrat yang tinggi pada donat semakin bermasalah karena proses penggorengan yang meningkatkan kadar oksidan dalam donat.

Selain itu, penambahan bahan bergula tinggi seperti gula bubuk, coklat, dan selai dalam donat membuat kalorinya semakin tinggi dan tidak menambah nutrisi.

5. Kentang goreng/French fries

Satu lagi makanan tinggi karbohidrat dan juga oksidan.

6. Pastry

Selain karbohidrat, pastry juga tinggi lemak sehingga berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan

7. Sirup

Kandungan gulanya sangat tinggi sehingga mampu meningkatkan kadar gula dalam darah dalam waktu singkat.

8. Sosis

Sosis mengandung lemak yang tinggi. Sosis produksi pabrik memiliki bahaya lain akibat bahan tambahan seperti pewarna dan pengawet makanan.

9. Es krim

Kandungan lemak dan gulanya sangat tinggi, terutama es krim yang disajikan dengan penambahan sirup, biskuit, dan coklat.

10. Mayonaise

Dibuat dari kuning telur, mayonnaise tidak hanya berkalori tinggi tetapi juga mengandung kolesterol tinggi.

11. Keripik

Dibuat dengan cara digoreng dan ditambah tepung, keripik mengandung kalori dan oksidan tinggi. Bahkan keripik dari sayuran tidaklah menyehatkan karena banyak nutrisi yang hilang.

12. Susu kental manis

Susu yang sudah dikurangi kadar airnya mengandung lemak tinggi dan semakin tinggi kalorinya dengan penambahan gula.

13. Milk shakes

Penggunaan gula yang banyak membuat kalorinya sangat tinggi. Milkshake yang dicampur buah tidak meningkatkan kesehatan karena susu justru menghalangi tubuh untuk menyerap nutrisi dalam buah.

14. Permen

Sangat tinggi kadar gulanya, permen benar-benar berkalori tinggi tanpa adanya nutrisi lain.

15. Mentega/butter

Dibuat dari susu, kandungan lemak dalam mentega sangat tinggi.

16. Buah kalengan dalam sirup gula

Sirup gula membuat buah kalengan menjadi lebih berkalori. Selain itu, proses pemanasan dalam pembuatan buah kalengan menghilangkan kandungan nutrisi dalam buah.

17. Selai buah

Seperti halnya buah kalengan, selai dibuat dengan pemanasan dan penambahan gula. Oleh karena itu, nutrisinya hilang dan kalorinya meningkat tajam.

18. Jus buah bergula

Gula adalah sumber kalori terbesar sehingga jus yang ditambah gula membuat jumlah kalori semakin tinggi. Selain itu, proses pembuatan jus menghancurkan ikatan serat dalam buah sehingga gula fruktosenya semakin cepat diserap tubuh dan meningkatkan kadar gula darah.

19. Minuman ringan

Minuman ringan, terutama yang bersoda mengandung kadar gula tinggi, kafein, dan juga fosfor yang tidak baik untuk tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

20. Popcorn

Jagung merupakan sumber karbohidrat tinggi. Popcorn menjadi lebih berbahaya karena penggunaan butter atau minyak dan juga penambahan gula dan bahan-bahan perasa lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *